BEAUTY TIPS

Pake pelembab berlebihan bisa buat over moisturizing, lho! Tanda jika mengalami overmoisturizing:

Moisturizer tidak terserap sempurna, meninggalkan rasa lengket, atau membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terserap. Produk pelembap Kamu habis dalam hitungan minggu, atau kurang dari kurun waktu penggunaan normal.

Pori-pori Kamu tersumbat, timbul komedo, minyak berlebih, atau jerawat.

Jika menemukan tkamu-tkamu di atas terjadi pada kulit, sepertinya Kamu perlu mengecek ulang apakah selama ini Kamu menggunakan moisturizer dalam jumlah yang tepat atau tidak. Beberapa website kecantikan ada yang menyatakan bahwa takaran moisturizer yang tepat untuk satu wajah adalah seukuran koin. Namun, tentu saja hal ini bergantung pada jenis kulit Kamu. Jadi, jika Kamu mengalami tkamu-tkamu di atas, mungkin bukan ide yang buruk untuk mengurangi jumlah produk pelembap yang Kamu gunakan.

Oh, iya, over-moisturizing dalam jangka waktu yang lama ternyata juga dapat membuat kulit Kamu menjadi 'malas' untuk memproduksi kelembapan alami, lho! Saat Kamu mengaplikasikan pelembap secara berlebih, tubuh pun akan mengirimkan sinyal ke otak bahwa kulit sudah terhidrasi dengan cukup. Jika sudah begitu, dengan sendirinya produksi kelembapan alami di wajah pun akan melambat. Saat produksi kelembapan alami melambat, kulit Kamu akan menjadi semakin kering.